Berlatih Silat-Belajar Hidup Tenang

Pada suatu hari ada seorang pemuda yang mendaki gunung untuk belajar ilmu pedang dari guru yang sangat tak tertandingi, tetapi kini sudah mengundurkan diri dari dunia persilatan dan hidup menyendiri di sebuah lembah yang sunyi.

Ia merasa bersyukur karena langsung diterima dan semenjak itu diberi tugas mengumpulkan kayu bakar, mengambil air, menanak nasi, membersihkan lantai, memotong rumput dan sebagainya. Ia memahami hal itu sebagai ujian untuk menilai kesungguhannya.

Namun ketika bulan demi bulan, tahun demi tahun berjalan, tidak juga diajari ilmu pedang. Dia mulai ragu apakah diterima sebagai murid atau hanya untuk menjadi pelayan. Lalu dia memberanikan diri untuk bertanya kapan bisa mulai belajar ilmu pedang. Gurunya menjawab, “Ok, mulai besok kita mulai”.

Semenjak itu si murid selalu sibuk berlatih pedang sehingga tugas hariannya terbengkalai. Ketika sedang menanak nasi atau menyapu ruangan, tiba-tiba gurunya menyabit dengan batu atau memukul dengan apa saja sambil berkata, “ Kalau kamu tiba-tiba diserang oleh musuhmu seperti ini, lalu bagaimana reaksimu?”

Akhirnya dia memahami maksud sebenarnya belajar ilmu silat adalah memahami utamanya melatih kewaspadaan dalam ketenangan . Teknik memainkan pedang hanya sebagai media berlatih saja.

Lihatlah anjing yang selama 24 jam tanpa berhenti menjaga rumah tuannya dan tidak pernah ada pencuri yang bisa lolos dari pengawasannya. Itulah inti dari belajar ilmu silat

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • bahrun  On April 19, 2011 at 6:18 am

    terimakasih semua tulisanya sangat bermafaat sekali buat aku

  • bahrun  On April 19, 2011 at 6:19 am

    maaf ya mas aku kpi failnya.

  • humamrimba  On Mei 7, 2011 at 4:32 pm

    terimakasih mas bahrun atas comen nya ya monggo jika hendak di copy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: