Genuk

Pada zaman dahulu orang-orang menyimpan beras atau makanan pokok di tempatkan dalam suatu tempat khusus. Tempat khusus tertsebut dinamakan dengan Genuk. Genuk ini terbuat dari tanah liat, berbentuk bulat dan cukup besar. Beras yang disimpan didalam genuk ini bisa bertahan lama dan tidak berbau apek.

Dalam pemikiran orang-orang tua dulu genuk ini selain berfungsi sebagai tempat menyimpan, juga memiliki makna filosofis yang dalam bagi orang jawa khususnya. Genuk bisa bermakna tempat untuk menyimpan suatu hal yang sangat penting dan pokok bagi kehidupan seseorang. salah satu contohnya adalah beras atau makanan pokok.

Orang jawa dalam memandang Genuk sebagai tempat menyimpan beras bahwa mereka juga berusaha menerapkan pribadi Genuk dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dengan bentuknya yang bulat dan besar maka Genuk ini mampu untuk menampung beras dengan jumlah yang cukup lumayan banyak dengan menjaga kualitas beras tersebut dengan kondisi baik. Hal ini yang coba ditafsirkan oleh orang –orang jawa bahwa manusia juga harus mampu menampung segala informasi dan pengetahuan yang ada dan sedang berkembang. Karena dengan kemampuan seseorang menampung banyaknya pengetahuan maka manusia tersebut akan menjadi lebih baik tidak tertinggal dengan perkembangan zaman.

Makna lain dari Genuk yang dijadikan dalam landasan hidup orang jawa dulu adalah bahwa hendaklah seseorang dalam menjalani hidup haruslah mampu untuk menyimpan harta yang dimiliki tidak dihambur-hamburkan atau pemborosan. Dengan adanya harta yang disimpan maka manusia tersebut memiliki cadangan harta untuk beberapa hari kedepan jika suatu saat tiba-tiba sangat membutuhkannya.

Dalam proses usaha menyimpan sebagian harta miliknya, manusia tersebut sedang berusaha untuk mengendalikan nafsu konsumenismenya untuk membeli barang-barang yang belum tentu menjadi kebutuhan pokok.

Selain itu manusia juga harus berusaha untuk bisa menyimpan ucapan-ucapan yang bisa menyakiti orang lain. Kerap kali ucapan lebih tajam dari sebilah pedang. Maka berusaha menjaga pembicaraan yang tidak berguna dan bisa menimbulkan fitnah tentu lebih baik ketimbang mengobato luka akibat tergores sayatan pedang.

Memandang Genuk dengan bentuk bulat dan besar tentu hal yang sangat disalahkan jika hanya pada sebatas itu saja seseorang memaknainya. Tapi lebih dari itu bahwa Genuk juga memiliki fungsi untuk tetap bisa menjaga keseimbangan seseorang dalam menjalani kehidupan yang semakin keras ini.

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: