Tanah !

Tanah menjadi barang yang dianggap mati tapi sangat berharga menurut pendapat makhluk yang bernama manusia. Makhluk yang satu ini menjadikan Tanah berada dalam posisi atas sebagai harta kekayaan. Bisa jadi sejengkal tanahpun akan menjadi harga yang sangat mahal jika dijual kepada tuan-tuan tanah.

Lalu bagaimana tanah-tanah dinegeri ini. Negeri yang dikenal dengan memiliki daratan yang subur dan lautan yang luas dipenuhi dengan beragam makhluk didalamnya yang sangat menjajikan untuk dibudidayakan menjadi penghasilan tetap. 

Kekuasaan atas tanah di negeri ini lebih besar ketimbang kepemilikan yang sah sesuai dengan yang tertera dalam surat kepemilikan dan pembayaran pajak tanah. Lihat saja beberapa kasus yang terjadi sampai bentrok berdarah adalah pertarungan antara yang berkuasa dan yang lemah.

Tengok saja disepanjang pantai selatan pulau jawa, tanah-tanah dipinggir pantai menjadi incaran kekuasaan dengan mengatasnamakan kepemilikan sebuah instansi Negara. Lumajang, Kulonprogo, Kebumen, Cilacap, Garut dan hampir semua yang ada didaratan adalah sebuah incaran bagi kuasa yang tidak pernah ada hentinya.

Tidak ada lagi yang memperhitungkan undang-undang di negeri ini yang mengatur kekayaan bumi laut beserta isinya digunakan untuk kemakmuran rakyat. Rakyat yang mana? Rakyat yang memiliki kekuasaan penuh, atau rakyat dalam bentuk instansi Negara.

Kekayaan Tanah bukan lagi untuk mensejahterakan warga Negara, tapi bagi mereka yang berkuasa dan mampu membeli hukum dengan kekuasaan mereka. Jika kekuasaan adalah yang berkuasa atas tanah lalu tanah untuk rakyat akan kemana. Dan bagaimana dengan nasib generasi kita selanjutnya.

Apakah mereka akan meneruskan kekuasaan itu, atau akan melakukan upaya mensejahterakan rakyat dengan tanah beserta isinya.

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: